Bagi para travelers, mencicipi kuliner khas suatu daerah merupakan kegiatan wajib viagra vs cialis which is better sekaligus menyenangkan. Setiap daerah, tentunya memiliki menu dan cita rasa yang berbeda-beda. Sebagai daerah yang lokasinya berada di tengah-tengah, Bekasi memiliki kuliner khas yaitu Sayur Gabus Pucung. Mirip seperti makanan khas Jakarta ya? Ini dikarenakan Bekasi memiliki sedikit pengaruh dari Betawi dan Sunda.

Sayur gabus pucung adalah ikan gabus yang dimasak dengan menggunakan kluwek sehingga, menghasilkan kuah berwarna hitam. Rasanya yang lezat dan unik sangat cocok jika disantap dengan nasi putih hangat dan sambal yang pedas. Tekstur ikannya yang lembut dan kuahnya yang bercampur dengan perasan jeruk nipis membuat rasanya menjadi segar.

Saat ini, menu sayur gabus pucung sudah jarang ditemukan, dikarenakan sulitnya berternak ikan gabus. Biasanya, ikan gabus ditangkap langsung dari alam yang kini sudah jarang ditemukan. Namun, menu sayur gabus pucung masih bisa ditemui dibeberapa rumah makan yang ada di Bekasi salah satunya adalah Gabus Pucung RM Lestari H Abdul Shomad di Jl Kali Malang Pintu Tol Cibitung.

Siapa sangka jika makanan khas Bekasi ini pernah mendapatkan Rekor MURI. Makanan ini pernah disajikan sebanyak 3000 porsi yang dibagikan oleh walikota Bekasi. Walau, kuah yang dihasilkan sama dengan rawon yaitu makanan khas Surabaya tetapi sayur gabus pucung memiliki cita rasa dan bahan utama yang berbeda dengan rawon. Jika rawon menggunakan daging sapi sebagai bahan utamanya, sayur gabus pucung menggunakan ikan gabus.

Sumber gambar: situkangmasak.com